it happens!

terinspirasi dari postingan ini dan obrolan sama teman-teman kerja kemarin..

Believe me, that thing happens!! Hihihi

Well, not exactly the same actually. Often, when a man ask a woman about her preferencies, she would say “up to you”. But IN FACT, she has had her own preferency so that her “up to you” is not exactly an up to you. She would reject all the options you (you, guys) offer that are not her preferency and the decision is often back to her “unsaid” preferency. Weird, isn’t it? hihi.

So, what’s the use for all those discussions and “up to you” answers then??? Well, I tell you, women really ARE complicated. hihihihihi…

Men are from Mars, Women are from Venus.

Wanita dan pria memang seringkali punya pandangan mengenai suatu hal yang membuat perilakunya sulit dimengerti oleh the opposite gender.

Contoh kecil yang kemarin saya dan rekan-rekan kerja bicarakan adalah mengenai hobi belanja. Kalau saya berbelanja, saya akan “menjelajah” seluruh isi toko (bahkan toko yang sebelahnya juga kali ya) untuk melihat apakah ada good stuff disana. Seringkali tidak dibeli, hanya window shopping saja. Menurut saya, hal ini tidak masalah.

Di lain pihak, suami saya suka bete melihat “kelakuan” saya ini. Dia suka segan kalau melihat-lihat barang (apalagi sampai dicoba) kemudian tidak jadi dibeli. Dan laki-laki juga cenderung malas datang ke satu toko, bertanya tentang suatu barang, kemudian tidak jadi membeli. Seorang teman malah berkata, dia sangat nyaman berbelanja di BEC (Bandung Electronic Center-red) karena disana biasanya list harga sudah tertempel di depan toko, sehingga ia tidak perlu masuk dan menanyakan harga di dalam.

Padahal menurut saya (dan sepertinya mayoritas wanita), kita tinggal bilang, “Oh, lihat dulu saja ya, Mbak. Terima kasih”. Kemudian tersenyum manis dan berlalu. Beres deh. Hihihi..

Well, sepertinya wanita dan pria memang diciptakan berbeda supaya hidup ini ada dinamikanya. Tapi seperti kata Pak Armein, kalau suami-istri sudah hidup bersama untuk beberapa waktu, lama-lama mereka akan bisa saling memengerti maksud masing-masing bahkan tanpa perlu berkata-kata. Hehe..so sweet.. =)

4 thoughts on “it happens!

  1. Ya memang seleranya berbeda ya. Saya sebagai pria memang jauh lebih suka berkeliling toko elektronik, komputer, dan musik, daripada berkeliling toko pakaian dan perhiasan.

    Tapi kalo soal bertanya harga dan mencoba, saya ngga pernah malu malu, asal tahu batas saja. Bahkan pernah mau beli CD+RW, saya tanyain semua toko di BEC, sampai dapat yang paling murah, baru saya beli😆😆

    Untuk persoalan “Wanita dan pria memang seringkali punya pandangan mengenai suatu hal yang membuat perilakunya sulit dimengerti oleh the opposite gender.” , kata kunci yang penting adalah:

    K O M U N I K A S I

    Jangankan kepada opposite gender atau pacar atau pasangan hidup, kepada TUHAN saja yang MAHATAHU, kita tidak pernah kan berdoa seperti ini:

    “Ya Tuhan, Engkau tahu apa yang kumau, tak perlu kujelaskan. Amin”

    “Ya Tuhan, doa saya sama seperti yang kemarin. Amin”

    (Kalo begitu sekalian saja tidak usah berdoa dong. Kan Tuhan sudah maha tahu, ngapain capek-capek berdoa?😛 )

    Begitu pula halnya hubungan dengan sesama manusia yang tentunya sangat berbeda dari Tuhan. Manusa terbatas dan tidak mahatahu. Kalau komunikasi buruk, seperti pada kartun itu, ya jangan harap hubungan lancar. Pria bukanlah dukun yang bisa membaca pikiran orang lain😛 .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s