origin

Entah kenapa, belakangan ini saya sering sekali memikirkan tentang asal, atau origin. Karena ternyata saya menemukan bukti-bukti kebenaran peribahasa

“air cucuran atap jatuhnya ke pelimbahan juga”

alias, yang namanya turunan itu ga jauh-jauh dari yang menurunkannya😀

Untuk orang Inonesia, origin ini biasanya identik dengan sifat yang berhubungan dengan suku bangsa asal orang tua. Ngga heran kalau di pelbagai formulir, sering ada isian “suku bangsa” (kayanya di luar negeri kaga ada deh).Biasanya, saya selalu mengisi “Minangkabau”, suku bangsa mama pada kolom tersebut. Kenapa ya? Pertama, mungkin karena Minang identik dengan “perempuan”, jadi saya seneng aja jadi “wanita minang”. Hehe….

Padahal, secara heritage, saya lebih deket dengan Betawi, suku ayah saya. Soalnya, dari kecil kan lahir dan besar di pulau jawa. Tinggal di Bekasi yang jelas-jelas betawi. Ke Bukittinggi baru dua kali seumur hidup. Ngerti bahasa minang dikit-dikit doang, dan ga bisa ngomong minang.
Kedua, image orang minang dari sisi budaya sepertinya lebih baik. Kan yang terkenal tuh pujangga, orang-orang alim dari minang. Sedangkan orang betawi identik dengan tuan tanah yang kerjanya males-malesan. Malah, pas saya cerita bahwa ayah saya itu orang betawi dan lulusan S3, seorang temen ngomong gini, “Hah? Emang ada orang betawi yang sekolah, gHin?” (s****n!)

Tapi…………..emang image itu bener? Ngga juga kali!!! FYI, mayoritas keluarga ayah saya itu mengenyam pendidikan tinggi, tidak hanya di dalam, melainkan di luar negeri juga. Jadi, ga bener tuh image ntuh😀

Belakangan ini, saya jadi mikir-mikir lagi, saya ini lebih minang atau lebih betawi ya???? (Ngga penting sih sebenernya, cuma pengen kontemplasi aja. hehe….)

Dan setelah dipikir-pikir, ternyata saya itu gabungan dari kedua orang tua saya (nya enya atuh!!! lho…lho… kok jadi sunda? :D), fifty-fifty lah. Ada sifat cewe minangnya, ada sifat orang betawinya juga (tebak sendiri aja sifat-sifatnya yang mana). Mun disingkat mah BeNang (Betawi-Minang) ataw MinAwi (Minag-Betawi). Jadi kedua orang tua saya sama dominasi pengaruhnya sama saya. Hehe….. ^^

Jadi, sya sudah memutuskan, kalo ada isian kaya diatas lagi…saya akan………

Gantian nulis Minang dan Betawi!

Hehehehe…… (kagak penting =P)

One thought on “origin

  1. berkaitan dengan keturunan ….

    nden cuma inget masalah mudik…

    awak yang aseli sunda… bandung ini g punya tempat bwt mudik….

    tp kalo sifat mah .. saya meyakini

    peribahasa itu lebih berkaitan dgn pola pendidikkan…
    yang dterapkan..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s