on becoming a teacher (3)

Hari ini aku mengajar (lagi). Ngajar PRE buat anak-anak SP yang cuma 4 orang.

Jadi, ceritanya, anak-anak SP ini adalah angkatn 2006 yang kalau ngga lulus TPB (PRE kan matkul TPB), mereka bakal bermasalah dan terancam DO (karena tidak dapat menyelesaikan TPB selama 2 tahun).

Actually, there is one student that don’t deserve (yaa….at least don’t have ) to be there – in my point of view. Maksudnya, anak itu lumayan ngerti materi kok. Quiz dan UTS-nya juga bagus-bagus. Seharusnya dia ga perlu sampe harus ngambil SP buat lulus PRE. Parahnya lagi, di kelas sekarang, dari 4 orang yang terdaftar, hanya dua orang yang rajin hadir, satu orang dateng baru-baru ini, dan satu orang lagi baru datang sekali. Ntah papa….. padahal dihadapkan ama DO.

Tapi ngajar di kelas kecil itu enakkkkkkkkkkkk lho! =D

Progress masing-masing jadi terpantau, nanya-dan menjelaskan jadi lebih enak, nyaman, ga ribut, ga cape, kelasnya ga penuh, etc dllsb..

I love teaching

Semoga kualitas mengajarku semakin baik hari demi hari ^^

5 thoughts on “on becoming a teacher (3)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s