masak… masak… masak…

Seperti biasa, di asrama ada piket memasak. Satu minggu sekali, tiap orang (bersama partner masaknya — biasanya temen sekamar) dapat jatah masak makan malam untuk seluruh asrama. Tugas ini cukup menantang lho… Gimana caranya masak skala banyak (saat ini ada 14 orang di asrama) dengan menu yang ngga standar dan semua orang suka. Pada semester ini, tugas memasak ditambah dengan tugas belanja di pagi harinya. Jadi, tiap orang yang piket memasak bisa memilih bahan makanannya sendiri (kalo kemaren-kemaren, piket belanja misah dari piket masak. Jadi, kita harus menyesuaikan dengan bahan makanan yang ada).

Tantangan kedua, memaksimalkan uang belanja. Karena sistem semester ini adalah belanja tiap hari, maka jatah uang belanja pun perhari. Dengan uang iuran Rp70.000/orang/bulan di asrama, maka setiap hari, jatah beli bahan makanan Rp14.000 (ga termasuk beli beras, minyak, dan bumbu. Hanya untuk lauk saja)., tetapi ada satu kali dalam sepekan yang jatahnya Rp30.000 (masakan spesial ceritanya). Terlihat kecil ya, apalagi untuk 14 orang? Tapi ternyata cukup kok (jadi lebih optimis kalo nanti jadi ibu rumah tangga ^^).

Kebetulan, pekan ini yang dapet jatah masak makanan spesial itu gHina dan teman sekamar (Gantina). Kita memutuskan untuk masak sayur lodeh dan tongkol balado. Tapi ternyata, uangnya masih nyisa, jadi deh kita beliin tempe dan kerupuk (ini juga baru 29rb lho ^^). Ini hasil masakannya (tapi kerupuknya lupa difoto =P)

Nasi + tongkol balado + tempe
Nasi + tongkol balado + tempe
Sayur Lodeh
Sayur Lodeh
Nyam…nyam… ^^

6 thoughts on “masak… masak… masak…

  1. ada dong, selain benefit ada juga profit. tinggal diitung-itung aja profit margin-nya. misalnya kalo biaya makan biasanya 2300, bolehlah untuk anak2 lantai 4 harganya dinaikkin jadi 3000 (buat ongkos kirim ^^) 700 x 21 x 30 = 441000 sebulan!!! lumayan kan?

    benefitnya jelas, semakin banyak yang senang, semakin banyak yang mendoakan. kurang apa lagi coba?

  2. huwaaaa….
    jadi kangen suasana asput, hikzzz
    mizz U all ukht..
    tapi lebih kangen masakannya ;p
    balado teri ama kacang, nyum nyum..
    kirim2 ke kosanku ya gHiN..

  3. hmm,,,
    70.000 sebulan, berarti sekitar 2300 sekali makan. hemat amat🙂

    bener juga dosen kewirausahaan saya. masak sendiri emang paling hemat. jadi pengen bisa masak nih. basic entrepreneurship skill # 1 kan hidup hemat. pokoknya minimalkan pengeluaran sebisa mungkin. dan selama ini, pos konsumsi paling besar dalam sebulan ya untuk makan

    gimana kalo tiap harinya temen2 asrama putri masak untuk 35 orang (tambah temen2 di lantai 4 maksudnya). tapi ini tawaran lho. peluang usaha🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s