new kind of communication

Di era teknologi ini, tercipta suatu bentuk komunikasi baru yang memanfaatkan dunia maya secara optimal. Komunikasi jarak jauh semakin mudah dilakukan. mulai dari chatting dengan keluarga jauh, saling berkirim surat dan gambar via email, mencari teman lewat internet, sampai-sampai mencari jodoh via internet juga.

Suatu hari di HME… Belasan orang sedang asyik di balakang komputer atau laptop masing-masing. Tiba-tiba tersengar bunyi “tring..” dari salah satu komputer. Hmmmm…..lagi YMan ternyata.. Hampir pada waktu yang bersamaan, terdengar bunyi, “tring..” juga dari komputer sebelahnya. Lho?? lho?? ternyata benar, dua orang bersebelahan itu ternyata sedang YMan. ” Ntah papa… padahal sebelahan doang..”.

 Tetapi di lain pihak, internet juga dapat memperlihatkan “sisi lain” seseorang. Ada orang yang sehari-hari kerjanya bercanda…terus. Tapi setelah kita baca blog-nya, ternyata ia bisa menghasilkan tulisan yang sangat serius. Ada pula orang yang terlihat pendiam dalam keseharian, tetapi lewat dunia maya, ia dapat mengekspresikan banyak hal yang dirasakannya yang sulit ia ungkapkan melalui bahsa lisan.

Internet telah menjadi jendela dunia bagi banyak orang. Bukan hanya jendela untuk melihat ke luar, ke dunia yang luas dengan berbagai informasinya. Tetapi juga jendela untuk melihat ke dalam, bagi dunia untuk mengenal lebih jauh pribadi setiap orang…^-^

3 thoughts on “new kind of communication

  1. ini comment serius:

    selain itu, komunikasi dengan tulisan lebih dapat dipertanggungjawabkan. karena bisa dibaca ulang berkali-kali, kita jadi lebih hati-hati menyampaikan sesuatu.. (makanya belajar nge-blog ^^)

  2. Ya, setuju!
    Kalau menurut saya, ketika kita berbicara face to face dengan orang, otak kita dipenuhi dengan pikiran2 lain selain yang ingin kita sampaikan atau yang ingin kita dengar dari lawan bicara kita. Belum lagi ada tekanan emosional, waktu, dll. Akhirnya informasi yang kita sampaikan dan kita terima jadi bias dan tercemar oleh bermacam-macam noise. Beda jika kita berhadapan dengan komputer. Diem. Ga ada emosi. Pikiran jadi lebih tenang, bisa konsentrasi. Kalau salah masih bisa dikoreksi. Akhirnya kita bisa mengungkapkan ide dengan lebih baik. Wallahu a’lam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s