malu bertanya, sesat di jalan

Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya obat dari kebodohan adalah bertanya”

malu bertanya, sesat di jalan. sepertinya kita semua sudah hapal pribahasa ini. kenapa ya, pribahasa ini sampai tercipta?

dari kalimatnya, pribahasa ini seolah “mengajak” kita untuk tidak malu bertanya. sehingga membuat kita berpikir, “apakah orang-orang segan untuk bertanya, sampai-sampai harus diajak?”

yup, this is the point. dari pengalaman yang gHina rasakan, memang bertanya itu membutuhkan “lot of courages”. jika ditanya alasannya, mungkin akan tercetus beberapa hal

1. dalam kasus di kelas, mungkin orang tdk bertanya karena memang ia tidak mengerti sama sekali (jadi ga ada yang perlu ditanyakan =p)

2. dalam kasus bertanya di kelas lg, kemungkinan besar orang yang bertanya akan jadi pusat perhatian di kelas (padahal rata2 orang di Indonesia itu “pemalu” =p –> atau ga pede y?)

3. orang yang bertanya takut menerima pertanyaan balikan dari orang yang ditanya

4. malu kalo ketahuan tidak tahu (hey, what’s wrong with that? namanya belajar itu adalah proses dari tidak tahu menjadi tahu, tidak paham menjadi paham)

tuh kan… ternyata poin-poin diatas sebenarnya tidak beralasan. jadi, kalau bertanya ternyata dapat membuka gerbang ilmu dan menghilangkan kebodohan dalam diri kita, kenapa mesti malu?? ^-^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s