we do need time alone

•October 30, 2009 • Leave a Comment

Sebenernya ini postingan terinspirasi dari waktu lunch gw hari ini. Ceritanya, tadi gw kelewatan mesen makan siang ke OB. Karena males ngerepotin dua kali dgn ngontak via telpon karena OB-nya udah ngider (canggih kan..bisa pesen lewat telpon :p), gw memutuskan untuk turun ke bawah dan beli lunch sendiri.

Ternyata asyik lho..menyusuri jalan sendiri, sambil menyegarkan diri setelah tertidur di kubikal sblm lunch time *td malem begadang, dan gw baru nyadar di lift kali di muka ada garis-garis bekas tidur :p*. Sambil siul-siul menuju tukang nasi goreng. Dan ada kesempatan sedikit-sedikit ngobrol dengan tukang nasgor-nya. Hehe

Bayangin kalau selalu lunch bareng temen, kemungkinan dapat kesempatan ngobrol sama tukang nasi gorengnya pasti kecil banget. Secara pasti ngobrolnya sama temen-temen. Abis itu suka nyebelin karena ngeberisikin kubikal atau tempat makannya. Hihihi.

So, we DO need time alone, sometimes. Just to enjoy ourselves and involve more with the world =)

Perahu Kertas – review

•October 30, 2009 • 3 Comments

Pas lagi browsing-browsing BukuKita.com, gw tertarik pada salah satu judul buku yang yang ada di deretan “buku terlaris”. Yup, perahu kertas. Judulnya yang agak “childish” membuat gw membayangkan sutu bacaan yang ringan, segar, bersemangat. Dan melihat pengarangnya, Dewi Lestari aka Dee, gw yakin bahwa buku ini ga akan jadi “sekadar novel” doang.

Sejak baca buku Dee yang “Filosopi Kopi”, gw langsung jatuh cinta dengan cara Dee bercerita (gw ga berani baca yang Supernova. hihi). Gaya bahasanya lugas, pakai bahasa yang baik tapi ga kaku. Metafornya tepat sasaran. And she proves that — again – in Perahu Kertas =)

Cover buku Perahu Kertas

'Perahu Kertas by Dee"

 

Bercerita tentang Kugy sang juru (dan penulis) dongeng dan Keenan sang pelukis dengan mimpi-mimpi mereka. Betapa mereka begitu yakin akan cita-cita mereka. Walaupun harus “berputar menjadi sesuatu yang bukan kita demi menjadi diri kita lagi”. 

Pertama, semua cerita mengenai mimpi, cita-cita, memang selalu menggugah, inspiratif dan ga pernah basi. Mengapa? karena semua orang pasti memiliki mimpi atau cita-cita (pasti, walaupun sekecil apapun. Ayo ngaku!! Hehe). Tapi ga semua orang berani (dan berkesempatan) mengejar dan mewujudkan mimpi tersebut. Dan setiap cerita mengenai perjuangan untuk mengejar mimpi itu selalu menarik untuk disimak. Menggerakkan “hasrat mimpi” kita sendiri yang mungkin tidak (atau belum bisa terwujudkan sehingga membuat hati kita jadi termotivasi.

*fenomena ini juga yang terjadi di Tetralogi laskar Pelangi, gw rasa*

Cerita ini ringan, sehari-hari banget, tapi bukan berarti dangkal — tolong jangan bandingkan dengan cheeklit-cheeklit itu ya. Di dalamnya ada inspirasi, di dalamnya ada mimpi =)

Kedua, alur ceritanya yang mengkuti kehidupan sang tokoh utama (Kugy dan Keenan) membuat gw merasa dekat dengan para tokohnya — apalagi setting-nya banyak di Bandung. hehehe. Akibatnya, gw jadi ikutan terpengaruh oleh dinamika ceritanya. Sama kaya dulu waktu baca komik Harlem Beat yang gw dan saudara-saudara gw suka banget. Si tokohnya sedih kita nangis, dan scene lucu selalu berhasil bikin kita terpingkal-pingkal.

Dan lebih oke-nya lagi, Dee membuat banyak istilah-istilah yang merepresentasikan dunia Kugy dan Keenan, diluar dunia nyata yang biasa. Ketika istilah-istilah itu dimunculkan, kita langsung “nyambung” dan merasa berada satu dunia dengan di tokohnya itu. Istilah-istilah itu antara lain: Alien, Radar Neptunus, dan tentu saja… Perahu Kertas itu sendiri.

Cerita yang kaya gitu itu yang menurut gw bagus, yang bisa membuat si pembacanya “terhanyut” =)

Ditunggu karya bagus lainnya, Dee =)

Info tambahan: gw namatin buku 444 halaman ini ga nyampe sehari, hari kerja pula (kasian suami gw yang gw cuekin di bis. Maaf ya, sayang..). Sepertinya akan mencoba membaca karya-karya Dee yang lain juga =)

at the end of October

•October 30, 2009 • Leave a Comment

Akhir bulan ini akan jadi sangat berkesan nampaknya. Akan banyak momen “kepergian” soalnya.

dua teman kantor akan mengakhiri masa lajangnya. And when i see them in November, their status would have been changed. Congrats to Mas Wawan and Mbak Put =)

seorang teman kantor akan menlanjutkan studi ke Turki. Take care, Egi.. =)

seorang senior di Electrical akan meninggalkan tim kami. See you, Pak Youmi, thank you for being our tutor all these times..

mock-up project training kami akhirnya secara resmi berakhir. Bye bye Smoker Project..terima kasih sudah mengisi hari hari kami =D Hopefully the real project will land to our table soon =)

jadi ibu-ibu

•October 22, 2009 • 3 Comments

Entah dari mana aturannya, tapi wanita yang sudah menikah (walaupun belum punya anak) akan dijuluki “ibu-ibu” oleh orang disekitarnya. The same thing happened to me (padahal kan baru 22, hiks.. :p). Well, it doesn’t bother me at all, sebenernya =) Memang setelah nikah, ada beberapa pemikiran yang berbeda (karena kebutuhannya pun berbeda, tentu saja). Dulu yang dipikirin hanya diri sendiri, sekarang mikir bersama tentang bersama juga.

Tadi pas lunch time, kebetulan suami ngajak lunch bareng. Tapi selesei lunch, masih ada setengah jam waktu istirahat yang tersisa. Tadinya mau ngajak suami nongkrong bareng (karena suntuk di dalem kantor terus), tapi sayang suami harus cepet-cepet balik ke kantor. Yowis, tak ada pilihan lain: balik ke kantor deh (masa’ mau nongkrong sendirian -_-)

Biasanya kalau waktu istirahat masih tersisa, saya akan kembali ke kubikal yang sudah dipenuhi temen-temen kerja lain. Maklum, posisi kubikal yang super strategis rawan dijadikan tempat tongkrongan bersama. Hihi.. (well, it’s calledPodjok Asik ” :p). Tapi rasanya hari ini ingin suasana baru =) Jadilah saya menuju ke pantry untuk sekadar ngobrol dan menghabiskan rujak =D

Di pantry saya bertemu dengan Mbak S dari bagian Civil-Structure yang sudah berkeluarga dan memiliki anak. Namanya juga ibu-ibu ketemu ibu-ibu, ya ngobrol lah ujungnya. Hehe.. Mulai deh ngobrol ngalor-ngidul tentang PRT, masak-masak, resep….sampe ke pohon mangga (weleh!). Seru, sampe lewat jam istirahat malahan =D.

Yang baru saya sadari setelahnya adalah, ternyata apa yang kami obrolkan itu sangat berguna untuk saya! =) Saya mulai menyadari, diakui atau tidak, saat ini saya bulai berpredikat “ibu-ibu” dan satu-satunya saya bisa bertanya dan berbagi cerita adalah pada ibu-ibu juga. Misalnya, “gimana ya cara bagi waktu supaya masih tetep sempet masak untuk keluarga pas pulang kerja?”, atau “cari pembantu yang oke gimana ya?”.

Intinyaaa….. hari ini saya cukup termotivasi oleh “obrolan pantry” tadi siang. Saya kagum dengan ibu-ibu wanita karier  yang masih sempat ngurusin anak, masak sarapan, meng-kreasi-kan resep, nyiapin bekel untuk anak-anaknya, ngurusin pembantu dan lain-lain, sementara saya yang ga banyak kerjaannya ini suka males masak kalo pulang kerja :p

Kalau mereka bisa, saya pun pasti bisa, insyaAllah =)

PS: walaupun ibu-ibu tapi berjiwa muda. hehehehe..

keberpihakan

•October 22, 2009 • 3 Comments

Setiap orang secara naluriah memiliki suatu kecenderungan “keberpihakan” terhadap sesuatu. Dalam kehidupan berkelompok, “keberpihakan” tersebut sedikit banyak adalah kecenderungan dalam pertemanan.

Bagi saya pribadi, keberpihakan merupakan salah satu syarat mutlak dalam pertemanan. Keberpihakan disini bukan berarti seorang teman harus selalu sependapat dengan kita, tetapi lebih pada “teman tidak makan teman“.

friends never stab at your back

Saya rasa, kadar pertemanan dapat diukur dari situ. Coba perhatikan, jika Anda berada dalam sebuah grup, pertemanan bisa dilihat dari keengganan seseorang menggunjingkan seseorang yang lain. Itu berarti ia berpihak dengan orang tersebut, ia setia sehingga takkan mau menggunjingkannya.

Maka jika Anda berada bersama orang atau sekumpulan orang yang mengaku teman tetapi masih menggunjingkan Anda di belakang, Anda harus pertanyakan pengakuannya. Get away from them.

lagi..lagi..lagi..

•September 17, 2009 • 1 Comment

maaf posting foto lagi. abisnya sayang udah diambil fotonya kalo ga “ditampilkan”. hihi….

kali ini adalah foto-foto waktu bikin kue hari minggu kemarin :)

chocolate chips cookies

chocolate chips cookies :)

terlalu item nih, makanya perlu dikasih aksesoris yang lebih “berwarna” =P

 

corn flakes cookies :)

corn flakes cookies :)

tiap lebaran bikinnya kue ini lagi..ini lagi.. =P

 

chef-nya nih :p

chef-nya nih :p

proses pengerjaan oleh chef bramantya gautama. hihihi… =P

nyam..nyam..nyam… yummy… =D

yang tercecer

•September 16, 2009 • 3 Comments

Jadi inget sama file-file foto pas awal Ramadhan ini. Foto-foto ini diambil pada hari-hari awal puasa (bener-bener awal puasa)  pas kita masih rajin masak yang rada-rada “spesial” buat buka. *soalnya makin kesini makin males masak. maaf ya, suamiku.. *

Menu-menu berikut adalah hasil masak bareng suami *suami yang baek, mau bantuin istrinya di dapur :D *

 

Day 1

udang tepung, capcay, fresh strawberry juice :)

udang tepung, capcay, fresh strawberry juice :)

 

Day 2

steak, steamed vegetables, tuna balado, biji salak, telor dan sayur sawi (sisa sahur), and...fresh strawberry juice :)

steak, steamed vegetables, tuna balado, biji salak, telor dan sayur sawi (sisa sahur), and...fresh strawberry juice :)

 

my plate. hihihi :p

my plate. hihihi :p

udah ah. ntar batal. hihihi :p

happy mensiversary

•September 2, 2009 • Leave a Comment

happy mensiversary, my dear =)

i love u… =)

 

PS: take care there, cant wait to see u soon, insyaAllah..

postingan iseng aja

•August 31, 2009 • 2 Comments

Bulan Ramadhan ini, kantor rasanya sepiiiii banget. Di bagian electrical sendiri, kehebohan hanya terjadi di awal bulan Ramadhan, ketika bapak-bapak di electrical menyelamati seorang rekan yang baru saja menikah *ngerti lha ya omongnnya seputar apa*

Dunia di kantor serasa melambat, dan jam pulang kantor semakin cepat (hihihihi…). Saya sendiri merasa mood kerjanya jadi floating (hahaha…apa-apaan tuh, mood kok floating). Kerjanya so-so banget, dan sangat menanti mengharap jam pulang tiba. Teman-teman yang biasa ngumpul di kubikel pun jadi jarang datang (kan ga ada lunch), jadi sepanjang hari berasa sepiii….

Sebenarnya kebosanan itu bisa teratasi dengan berangkat dan pulang kerja bareng suami. Lho kok? Yaiyalah, sama suami mah ngapain juga seruu (ada yang bisa digangguin maksudnya).. Hehe..  Tapi unfortunately sodara-sodara, suamiku harus berangkat training ke Korea selama 1 minggu. Hari Sabtu kemarin berangkat, dan insyaAllah pulang hari Sabtu minggu depan. Hiks hiks!

Jadi weh bener-bener ga ada kerjaan, boseeeen… bawaannya jadi uring-uringan T_T

Huhuuuu…i think it’s gonna be a loooooooooooooooong week for me :(

toko buku online

•August 26, 2009 • 2 Comments

Dulu, waktu SMA dan awal kuliah, saya paling senang jalan-jalan ke Toko Buku seperti Gramedia atau Gunung Agung. Lihat-lihat buku bagus dan (seringkali) untuk mencari bacaan gratisan. Setelah itu sesekali saja kalau ada waktu yang benar-benar senggang (baca: bener-bener suntuk, ga ada kerjaan. hehe). Dan sepertinya sudah setahunan ini saya tidak pernah menjelajah toko buku. Paling berkunjung sekali-dua kali - itu pun bukan untuk membeli buku, biasanya alat tulis atau bungkus kado.

Sejak masuk kerja, saya sadar sepertinya koleksi buku di rumah sudah memudar, sudah lamaaaaaaaa banget tidak beli buku (padahal yang ada juga masih ada yang belum kebaca :p). Dan adanya IMPACT Virtual Library bikin saya kangen dengan buku dan pengen banget hunting buku bagus lagi.

Kendalanya, setelah bekerja cukup sulit cari waktu untuk keliling toko buku, bisa-bisa pulang kemalaman. Weekend? Hmmm….suka males keluar euy. Salah satu solusinya ya mendatangi toko buku online di internet :)

Akhirnya mendaratlah saya di www.bukukita.com setelah nanya temen yang biasa beli buku via internet. Sampai saat ini, sudah 3 kali saya pesan buku dari toko buku online tersebut. Walaupun harus nunggu sekitar 2-3 hari (untuk Jakarta), banyak kemudahan yang didapat: ga perlu capek-capek ke toko buku – bukunya langsung nyampe di meja dengan ongkos kirim cuman 5rb buat seantero Jakarta, dan ada diskon yang oke punya. Setelah dihitung-hitung, jauuuh lebih murah belanja di situ daripada ke toko buku. And much much more easier ^^

Dan barusan pesenan buku baru dateng

  • 2 cookies recipee books (dalam rangka menjelang lebaran. heuheu)
  • Buku Lolita (yang bestseller ntuh, udh lama banget pengen tapi baru beli sekarang)
  • 6 seri buku Malory Towers-nya Enid Blyton (love Enid Blyton so much!!! ^^)

Ga sabar pengen pulang. Pengen bacaaaaaaaa!!! :D